Kenali Perbedaan Dari Keegoisan dan Merawat Diri

Setiap individu berhak untuk mengurus dirinya sendiri atau mengurus dirinya sendiri, itu sudah pasti. Namun, garis antara perawatan diri dan keegoisan sangat tipis. Perbedaan utamanya adalah ketika Anda bertindak egois, Anda menyeret orang lain untuk memuaskan keinginan Anda sendiri. Inilah yang membedakan perawatan diri dengan tindakan egois. Jadi, sebelum berlindung dengan kedok melindungi diri sendiri, pertimbangkan apakah hak orang lain dilanggar?

Perbedaan antara keegoisan dan perawatan diri

Sebagai makhluk sosial, ada kodrat orang lain yang harus dihormati. Jika alam terganggu, bisa jadi karena Anda egois. Orang lain mungkin memprotes atau bereaksi secara kritis.

Namun, tidak jarang seseorang mengklaim bahwa itu bukan keegoisan, tetapi cara menjaga diri. Selain itu, kampanye cinta diri ini menjadi semakin populer dalam hal kesehatan mental. Beberapa perbedaan utama antara keegoisan dan perawatan diri adalah:

Tidak bermoral

Menjadi egois terkadang bisa dilebih-lebihkan karena tidak ada pertimbangan moral di dalamnya. Orang yang baik idealnya akan memikirkan orang lain terlebih dahulu, bahkan tidak segan-segan memberikan apa yang orang lain butuhkan.

Tetapi bagi orang yang egois ini tidak mungkin. Prioritas pertama adalah dirinya sendiri. Bahkan jika tindakan mereka menyakiti orang lain, mereka tidak akan campur tangan karena tidak ada alasan moral untuk memikirkannya.

Buruk untuk kesehatan mental

Mencegah lebih baik daripada mengobati, artinya orang yang melakukan perawatan diri tidak mengalami perasaan depresi atau kecemasan yang berlebihan. Oleh karena itu, setiap orang disarankan untuk menemukan cara sendiri dalam memanjakan diri dengan melakukan hobi, menyendiri atau bermeditasi.

Di sisi lain, keegoisan berdampak negatif pada kesehatan mental orang yang melakukannya. Hubungan sosial dengan orang lain bisa menjadi buruk. Dalam jangka panjang, konflik demi konflik akan menciptakan stres dan memperburuk keegoisan.

Menutup diri

Perhatikan kehidupan sosial orang-orang yang bertindak egois. Mereka tampak seperti hama yang dijauhi oleh orang-orang di sekitar mereka. Tentu saja, siapa yang ingin tetap menjadi korban dan harus menyerah pada keegoisan mereka?

Lambat laun, situasi ini akan membuat orang yang egois semakin terisolasi dari lingkungannya. Mereka merasa semakin acuh terhadap apa yang terjadi di sekitar mereka.

Merugikan orang lain

Perbedaan utama antara perawatan diri dan keegoisan adalah konsekuensinya. Misalnya, seorang karyawan yang mengambil cuti untuk beristirahat setelah banyak lembur sedang melakukan perawatan diri.

Namun di sisi lain, orang yang egois tidak akan segan-segan berhenti dari pekerjaannya untuk melecehkan rekan-rekannya. Bisa tiba-tiba, disengaja, tanpa alasan, hingga menghilang tanpa kabar. Jelas, tindakan semacam ini sangat merugikan orang lain.

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.